Dukungan Keluarga Untuk Memulai Bisnis, Ternyata Sangat Penting Lho

Dukungan Keluarga Untuk Memulai Bisnis, Ternyata Sangat Penting Lho

Sejumlah perusahaan keluarga di Indonesia telah melakukan inovasi demi menyelamatkan bisnisnya di masa pandemi ini. Di antaranya PT Sri Rejeki Isman Tbk atau yang lebih dikenal dengan Sritex. Kampiun produsen tekstil di Sukoharjo, Jawa Tengah ini telah merilis masker kain non medis yang segera saja menjadi best seller di pasar. Disusul dengan merilis pakaian alat pelindung diri berstandard medis yang sangat dibutuhkan tenaga kesehatan dan kemudian jaket pria dan wanita berbahan antimikrobial yang mampu menahan bakteri, virus dan organisme lainnya. Pihaknya mengidentifikasi empat komponen utama yang menjadi determinan dalam keberlangsungan bisnis keluarga.

Keluarga Pak Harto, atau yang juga dikenal sebagai keluarga Cendana, memang memiliki banyak usaha dan perusahaan saat ayah mereka masih berkuasa. Dari putra-putrinya, Hutomo Mandala Putra, alias Tommy Soeharto, merupakan dikenal sebagai pengusaha paling sukses. Karena berbasis usaha yang dibangun keluarga, kecil kemungkinannya kalau perusahaan akan diambil alih oleh orang di luar anggota keluarga. Saat ini, Sampoerna ini masih dipegang oleh keluarga Liem dari generasi ketiga. Terkadang bisnis keluarga butuh memiliki orang lain yang bukan keluarga, agar bisa memberikan masukan yang lebih objektif, dan meminimalisasi segala isu yang mungkin mengakibatkan perpecahan keluarga ataupun bisnis Anda.

Mengelola bisnis bukanlah hal yang mudah karena Kamu membutuhkan konsistensi dan totalitas. Apabila Kamu tidak fokus, maka hasil yang Kamu peroleh tidak akan maksimal. Hal yang sama juga berlaku apabila Kamu meneruskan bisnis keluarga yang pada dasarnya dikelola oleh beberapa orang. Tentu saja, Kamu tidak bisa menyamakan cara mengelola bisnis keluarga dengan bisnis Kamu sendiri. Ada beberapa hal yang wajib Kamu perhatikan agar Kamu bisa berkontribusi secara maksimal untuk usaha yang keluarga Kamu miliki.

Saya ambil kedua contoh tersebut, dengan alasan untuk menggambarkan bahwa menjalankan bisnis keluarga butuh niat, kemauan, dan kemampuan dari generasi selanjutnya. Atau kalau pembaca sekalian hobi menonton MCU tentu Stark Industries atau Pym Tech Slot Gacor bukan lagi nama asing. Yap, perusahaan-perusahaan tersebut merupakan perusahaan keluarga awalnya, sampai pada akhirnya terpaksa menjadi perusahaan publik karena tidak adanya minat dari generasi selanjutnya untuk meneruskan bisnis keluarga.

Apalagi ketika berbisnis dengan saudara, tak jarang kamu akan merasakan ketidaksukaan atau kejengkelan akan sikap dan perbuatan saudaramu. Jangan lupa juga untuk menyampaikan evaluasi mengenai kinerja serta evaluasi dari tiap pembagian tugas yang telah diberikan. Mungkin terdengar ribet juga menghabiskan waktu, namun kegiatan ini sangat membantu supaya bisnismu terus berkembang dan makin maju. Sebelum memulai atau mendirikan usaha bersama, tentunya kamu dan saudaramu harus memiliki visi-misi yang sama dan jelas.

Ketika ada hal strategis terkait bisnis, maka setidaknya harus disampaikan atau meminta saran dari keluarga. Bisnis perlu sepenuhnya dilakoni oleh pekerja profesional, yakni dengan memberlakukan manajemen terbuka. Sebagai perusahaan fintech yang sudah terdaftar dan diawasi OJK, Pintek memiliki misi mendorong pendidikan di Indonesia melalui layanan keuangan, baik untuk orangtua atau siswa, lembaga pendidikan dan UKM pendidikan. Jika sudah memisahkan rekening pribadi dan bisnis, langkah selanjutnya yang harus dilakukan oleh para pelaku usaha yaitu memantau seluruh pengeluaran bisnis dengan bijak. Tujuannya yaitu untuk mencegah atau mengatasi tekanan ekonomi di beberapa tahun ke depan. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh para UKM untuk memiliki keuangan yang sehat.

Bisnis dengan keluarga

Survei BanyanGlobal baru-baru ini tentang bisnis keluarga menemukan bahwa 82% responden telah melihat dampak negatif pada bisnis mereka dari pandemi Covid-19 di dan sekitar setengah dari mereka mengatakan dampaknya signifikan. Tak jarang ikatan persaudaraan rusak karena ketidakjelasan dalam pembagian keuntungan. Sebelum usaha berjalan, usahakan untuk mempelajari dan memahami mengenai dividen dan gaji. Sangat penting nih biar usaha sukses serta ikatan persaudaraan juga semakin erat. Saat proses perancangan, kalian juga bisa melihat tingkat kesepahaman dalam merintis usaha bersama tersebut. Jangan sampai ikatan persaudaraan kalian ikut rusak ketika bisnis kalian tak berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Menurutnya, fondasi masyarakat sebenarnya ada di keluarga, sebagai satuan terkecil dari komunitas masyarakat. [newline]Dan peran kaum wanita atau para ibu sangat besar dalam mewujudkan ketahanan tersebut. Temukan informasi lengkap untuk bergabung dan memiliki kesempatan berkarir menjadi karyawan atau agen asuransi AXA di seluruh Indonesia. Temukan dunia inspirasi AXA, menghadirkan berbagai artikel mengenai topik seputar kesehatan, gaya hidup, pendidikan dan topik seru lainnya.

Kenali tata cara pengelolaannya, arus kas, profit, hutang, dan lain sebagainya. Namun, berdasarkan keterangan dari Thomas Zellweger bahwa bisnis keluarga memiliki beberapa kekuatan. Kebanyakan kelemahan atau kegagalan bisnis keluarga adalah karena konflik dan suksesi. Di Indonesia sendiri bisnis keluarga yang berlanjut ke generasi kedua hingga 61 persen namun yang dipegang generasi ketiga hanya 24 persen dan generasi keempat hanya 5 persen yang bertahan.

Comments are closed.